Semangat Nasionalisme memang selalu datang dari bawah, dari rakyat. Dari jaman merebut kemerdekaan sampai jaman milenium sekarangpun tetap terbukti bahwa nasionalisme itu datang dari rakyat. Salah satunya adalah berasal dari hiburan rakyat kecil yaitu odong-odong. Kenapa odong-odong? ya odong-odong itu mengangkat semangat nasionalisme melalui lagu anak Indonesia yang disetel sepanjang sewa.
Sulit mendengar lagu anak Indonesia di jaman ini. Ketika melihat TV, dengar radio atau internetpun, tidak pernah lewat lantunan lagu anak. Entah sumber-sumber media seperti itu, mungkin sudah termakan bisnis dan keuntungan yang berlipat, sehingga lagu anak Indonesiapun tidak tertayang, ga laku. Ketika berjalan ke tempat umumpun termasuk tempat bermain anak-anak di mall, tidak terdengar lantunanya, yang terdengar lebih banyak lagu anak asing dan lagu dewasa.
Ya, jika kita ke tempat bermain anak di mall, dimana banyak beragam fasilitas bermainnya, anda akan mendengar banyak lantunan lagu anak barat, atau biasa sidebut Nursery Rhymes seperti Old McDonald, Humty Dumty, Mary Had a little Lamb, atau Old King Cole, dan masih banyak lagi, memenuhi ruang bermain. Belum lagi-lagu-lagu dewasa yang bernada hentak di tempat bermain itu. Ironis memang, ketika kita ingin anak kita mengenal asalnya sendiri, malah disuguhi lagu import.
Semangat para penjasa odong-odong ini patut ditiru dan diacungi jempol terutama dalam usaha melestarikan lagu anak Indonesia, yang makin lama, makin sayup sayup terdengarnya. Jangan sampai penerus kita di masa depan hanya dapat mendengarnya di museum saja. Usaha dari para penjasa odong-odong harus dibantu dan didukung penuh, agar lantunan lagu anak Indonesia tetap terdengar keras di semua belahan bumi pertiwi ini.
sumber | iniunic.blogspot.com | http://www.kaskus.co.id/thread/51e4c3d13f42b2bd50000007/ternyata-odong-odong-berjasa-melestarikan-lagu-anak-anak/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar